Perintah Mencari Ilmu
Mencari ilmu apalagi Ilmu Agama adalah Perintah Tuhan. Sebagai umat Islam, kita tidak boleh menganggap enteng perintah ini. Dalam mengejar Ilmu Agama, sumber referensi kita harus nyata dan pasti. Sumber-sumbernya adalah Ayat-ayat Al Quran dan Hadits. Dan apa yang dikatakan harus masuk akal. Jika pendapat dan penjelasan ulama yang dijadikan acuan, maka ulama yang dimaksud haruslah ulama yang teruji ilmunya.
Sumber-sumber rujukan tersebut terdiri dari:
- Sumber yang nyata
- Sumber yang gaib
1. Sumber yang nyata
- Al-Qur'an
- Hadits Nabi
- Kitab-kitab Para Ulama
Sumber-sumber ini disebut juga dengan Dalil Naqli.
2. Sumber yang gaib
- Pikiran
- Ilham (bisikan hati nurani) yang dikenal dengan ilmu laduni
- Al-Furqon (ucapan yang terlontar ketika waliyulloh dalam keadaan fana'fillah) yang dikenal dengan istilah Majzdub
Ketiganya ini merupakan sumber yang gaib, namun ketika ditulis maka menjadi nyata berupa kitab atau risalah. Sumber pikiran ini disebut juga dengan Dalil Aqli.
